Nama Lengkap                 : Arie Wibowo

Nama Pop                           : Masary

Tempat/Tanggal Lahir      : Salatiga 5 April 1952

Meninggal dunia               : Jakarta 14 April 2013

Mulai menggeluti industri musik sejak era 70an dengan bergabung dalam Prambors Vokal Group yang bernaung dibawah radio Prambors Rasisonia yang bermarkas di Jalan Borobudur Menteng jakarta.Tahun 1975 Prambors Vokal Group merekam album debut pada label PramAqua.

Di tahun 1975 juga,Arie Wibowo juga  membentuk band bernama Topan yang kemudian dikontrak oleh Yukawi Record.Nomo Koeswoyo yang menjadi manajer di perushaan rekaman yang berada di Depok itu tertarik dengan musikalitas Topan Band yang penyanjian musiknya sepintas mirip Koes Plus.Setidaknya ada 3 album yang dihasilkan Topan Group saat itu

Ketika demam lagu “Susanna” dari Art Company di tahun 1984 merebak diseantero Nusantara,Arie Wibowo terinspirasi untuk mendaur ulang lagu ciptaannya itu dengan gaya arransemen musik ala Art Company.Diluar dugaan,”Madu dan Racun” berhasil menjadi hits nasional.

Bill & Brod sempat merilis 5 album yaitu : “Madu dan Racun” (1985),”Singkong dan Keju” (1986),”Kodokpun Ikut Menyanyi (1987)“  Bibir dan Hati”(1988) dan “Hampa” (1989).

Arie Wibowo bersama kelompok Bil & Broad di era 80an

Arie Wibowo   dikenal dengan trademark berkacamata hitam dan topi flathat menghembuskan nafas terakhir pada jam 21.00 WIB kamis 14 April 2011 karena serangan jantung.Arie yang banyak menghasilkan hits di era 80-an itu berpulang untuk selamanya di RS Dharmais.Lirik lagu “Madu dan Racun” seolah berkelebat dalam gendang telinga saya.Lagu yang luar biasa populer dan dinyanyikan oleh setiap orang pada tahun 1985.Mulai dari anak kecil hingga orang dewasa.Album “Madu dan Racun” (RCA Records) yang terjual lebih dari 1 juta keping itu ternyata bukan hits sesaat pada zamannya saja.Lagu ini tetap hijau,tetapberkumandang hingga sekarang ini.

(Denny Sakrie)

Advertisements