Nama Lengkap                : Nuskan Sjarif

Tempat Tanggal Lahir  : Tebing Tinggi 4 Januari 1935

 

Nuskan Sjarif berasal dari Padang Sumatra Barat memiliki bakat musik yang kuat. Pada a tahun 1954 bertandang ke Jakarta, dan menawarkan lagu karyanya , Kok Upiak Lah Gadang, ke  Orkes Gumarang, kelompok musik yang dikaguminya. Ternyata lagunya diterima dan dimainkan dalam acara Panggung Gembira di RRI.
Nuskan Sjarif   juga dikenal sebagai guru Pendidikan Jasmani di SMP Negeri I Padang hingga tahun 1960.
Pindah ke Jakarta, Nuskan meneruskan karier sebagai guru olahraga, sementara kemampuannya bermain gitar dan mencipta lagu semakin meningkat. Atas saran Anas Yusuf, Nuskan memutuskan bergabung dengan Gumarang. Tetapi, Asbon yang sudah tahu kemampuan anak muda itu justru menyarankannya membentuk grup musik sendiri.

Tahun 1961 Nuskan Sjarif lalu membentuk Orkes  Kumbang Tjari . Nuskan Sjarif dengan Orkes Kumbang Tjari ingin berbeda dengan Orkes Gumarang Jika  Gumarang didominasi bunyi-bunyian  piano, maka Orkes  Kumbang Tjari mengedepankan melodi gitar. Orkes Kumbang Tjari menjadi grup pertama yang tampil di TVRI ketika stasiun televisi pemerintah itu diresmikan tahun 1962. Orkes ini juga mengisi acara pembukaan Bali Room, Hotel Indonesia, dan kemudian tampil bersama Gumarang serta Taruna Ria dalam pertunjukan bertajuk “Tiga Raksasa” di Istora Senayan.

Di Orkes Kumbang Tjari  Nuskan memperlihatkan  kemampuannya sebagai seorang gitaris.Hasmanan dari Orkes Gumarang menuliskan testimoni di cover piringan hitamnya sebagai berikut :
Sebagai orkes baru jang masih harus berdjuang memenangkan simpatik dan popularitas, menarik sekali nafas dan penghajatan jang diberikan ’Kumbang Tjari’ terhadap lagu-lagunja. Hidangan2 mereka terasa masih dekat sekali kepada tjara lagu2 rakjat asli Minang dibawakan. Petikan2 gitar Nuskan Sjarif sering mengingatkan orang akan bunji alat2 musik asli Minang seperti talempong, rebab, dan saluang,
Dalam debut  vinyl Kumbang Tjari  ini berisi lagu-lagu Asmara Dara yang dinyanyikan oleh Elly Kasim, Randang Darek dinyanyikan Nuskan Syarif, Taraatak Tangga (Elly Kasim dan kawan-kawan), Mak Tatji (Nuskan Syarif), Apo Dajo (Elly Kasim dan kawan-kawan), Tjita Bahagia (Elly Kasim dan Nuskan Syarif), Cha Cha Mari Cha (Nuskan Syarif), Gadis Tuladan (Nuskan Syarif), Kumbang Djanti (Elly Kasim), Langkisau (Nuskan Syarif dan kawan kawan), Kureta Solok (Nusikan Syarif dan kawan-kawan), dan Oi, Bulan (Elly Kasim dan kawan-kawan).
Sayangnya Orkes  Kumbang Tjariterpaksa vakum ketika Nuskan Sjarif  sebagai guru olahraga ditempatkan di daerah Sukarnapura (sekarang Jayapura), Papua, pada bulan Juli 1963.
Selama di Jayapura, ia sempat juga membina bibit-bibit penyanyi dan menciptakan sejumlah lagu.

Denny Sakrie

Dari kiri Gatot Soenjoto,Jan Bastian,Nuskan Sjarif dan wartawan Martha Boerhan (Foto Koleksi Martha Boerhan)

Dari kiri Gatot Soenjoto,Jan Bastian,Nuskan Sjarif dan wartawan Martha Boerhan (Foto Koleksi Martha Boerhan)

Advertisements