Dari kiri Bob Tutupoly,Gatot Soenjoto,Udinsyah dan Cucun di TVRI

Dari kiri Bob Tutupoly,Gatot Soenjoto,Udinsyah dan Cucun di TVRI

Nama Lengkap                 : Gatot Soenjoto

Tempat Tanggal Lahir   : Malang 28 Agustus 1940

Gatot Soenjoto dan lagu Gubahanku tahun 1973

Gatot Soenjoto dan lagu Gubahanku tahun 1973

Gubahanku” bisa jadi merupakan one hit wonder untuk Deddy Damhudi sang penyanyi sekaligus juga one hit wonder buat pencipta lagunya Gatot Soenjoto.”Terus terang lagu saya yang bisa ditonjolkan Cuma Gubahanku,sepulang dari bermain musik di Amerika bersama Los Morenos di tahun 1974,saya mulai aktif lagi bikin lagu.Tapi perusahaan rekaman masih belum tertarik untuk merekamnya .Mungkin mereka punya pertimbangan kalo lagu saya itu kurang ngepop walaupun saya telah mencoba membuat lagu sekomersiel mungkin.Kalau ditanya kapan tahun kreatif saya ?,mungkin ya sekitar tahun 1973-1976 itulah.Meskipun saya nggak mampu menciptakan hits” ujar lelaki yang mampu bermain instrumen musik apa saja.

Gatot Soenjoto yang terampil memainkan berbagai alat musik,menyanyi,melawak dan sulap itu mengaku mulai menulis lagu di tahun 1963.”Saya banyak meraup ilmu musik dari Mochtar Embut,Bing Salmet hingga Jack Lesmana” urai Gatot Soenjoto yang juga terampil memasak ini.

“Sebetulnya lagu “Gubahanku” sudah tahunan saya bikin melodinya,tapi baru menjelang Festival Lagu Pop Indonesia tahun 1973 baru saya tulis liriknya” imbuh Gatot yang piawai bermain perkusi.

Lagu “Gubahanku” akhirnya menempati Juara II dalam ajang Festival Lagu Populer Indonesia 1973 dibawah lagu “Cinta Abadi” karya Nick Mamahit yang dinyanyikan Broery Marantika.

Gatot Soenjoto, pertama kali menonton ventriloquist di Indonesia pada th 1966 di TIM yaitu pak Marijoen dengan si Koko ( dulu menulisnya si Coco ). Beliau belajar ventriloquism di New York tahun 1974 pada saat saya main musik bersama Band Los Morenos Restauran  Ramayana, gurunya adalah Michael Tannen. Sepulang ke Indonesia Gatot Soenjoto banyak belajar dari buku-buku sulap yang berkaitan dengan sulap suara. Tahun 2004, Gatot Soenjoto mendapat hadiah berupa buku tentang ventriloquist lengkap dengan kasetnya dari Bing Rahardja. Sampai sekarang Gatot Soenjoto masih terus berkiprah dalam dunia seni.

Pada tahun 70-an sampai dengan 80-an, Gatot Sunyoto menjadi pembawa acara anak2 di TVRI . Pada acara ini Gatot Sunyoto selalu ditemani oleh Tongki, bonekanya yang sering melontarkan komentar-komentar yang lucu. Dalam setiap pemunculannya, ia selalu memerankan karakter yang berbeda dengan menggunakan kostum sesuai karakter yang dimainkannya. Ketika memandu acara, ia juga mempertunjukkan keahliannya sebagai pemusik, penyanyi, pesulap dan ahli suara perut.

Advertisements