Aryono Huboyo Djati (Foto AHD)

Aryono Huboyo Djati (Foto AHD)

Aryono Huboyo Djati dan Vina Panduwinata (Foto AHD)

Aryono Huboyo Djati dan Vina Panduwinata (Foto AHD)

Aryono Hubojo Djati mengiringi Vina Panduwinta menyanyikan Burung Camar (Foto Dhita)

Aryono Hubojo Djati mengiringi Vina Panduwinta menyanyikan Burung Camar (Foto Dhita)

Nama Lengkap   : Aryono Hubojo Djati

Tanggal Lahir     : 1 Juli 1963

Sebetulnya lelaki berkacamata minus inilah yang pantas disebut Si Burung Camar.Kenapa ? Karena Aryono Hubojo Djati inilah yang menuliskan komposisi dan notasi lagu Burung Camar yang dipopulerkan oleh Vina Panduwinata sebagai penyanyinya.

Memang banyak yang tak mengetahui sepak terjang Aryono sebagai pemusik atau komposer.Profesi yang paling banyak diketahui orang adalah seorang fotografer profesional yang memiliki jam terbang tinggi.

Lagu Burung Camar itu sebetulnya dibikin dalam komposisi piano klasik dan tak berlirik.Aryono yang terampil bermain piano dan keyboard itu lalu tertarik mengikutsertakan lagu ciptaannya itu ke Festival Lagu Populer Nasional Tahun 1985.Aryono lalu meminta kesediaan Iwan Abdurachman, penulis lagu yang pernah tergabung dalam Aneka Nada,Bimbo,Kali Kausar serta GPL Unpad untuk menuliskan lirik lagunya.Kemudian menjelmalah lagu Burung Camar yang kemudian musiknya ditata oleh Candra Darusman.Tanpa dinyana lagu ini kemudian berhasil menjuarai Festival Lagu Populer Indonesia 1985.Bahkan menjadi wakil Indonesia dalam Yamaha  World Popular Songs Festival di Budokan Hall Tokyo dengan judul “The Song of The Seagulls” .Lagu Burung Camar memperoleh penghargaan Kawakami Award di ajang semacam Eurovision dari Timur itu.

Aryono memang memiliki bakat musik yang luar biasa.Aryono pernah menjuarai Festival Electone Se Indonesia yang beralngsung di tahun 1985.Dia pun pernah membentuk band fusion dengan nama Warimoo yang pernah ikut berlomba dalam kompetisi band yang diadakan Yamaha Music Foundation bertajuk Light Music Contest.

Lulusan The University of Tokyo yang meraih gelar doktor dalam bidang marine biology ini juga pernah menulis lagu berjudul “Lirih” untuk album Chrisye tahun 1993.Tapi entah kenapa lagu tadi urung dimasukkan dalam album.Di tahun 2008,setahun setelah wafatnya Chrisye,lagu karya Aryono itu baru dirilis ulang dengan arransemen baru yang digarap oleh pemusik Viky Sianipar.

Advertisements