Pance Pondaag

Pance Pondaag

Lagu melankolis dengan tempo 3/4 ini judulnya “Mutiaraku” hampir tiap hari muncul di acara TVRI “Mana Suka Siaran Niaga” di tahun 1977 .Suara penyanyinya agak aneh.hampir tanpa bas samasekali.Melengking dan cenderung mirip ambitus suara wanita.Tubuhnya gemuk dengan pipi yang tembem serta rambut yang gondrong tanggung.
Terus terang saya tidak suka mendengar lagunya.Apalagi suaranya yang melengking tinggi itu.Tapi entah kenapa saya jadi bisa hafl lagu itu.Mungkin karena lagu ini menjadi semacam heavy rotation oleh TVRI.Saat itu Yukawi,label milik Dharmwan yang berada di Bogor bersaing ketat denga Remaco milik Eugene Timothy yang saat itu tengah terjebak mendagangkan kaset 1000 Tiga nan fenomenal itu.

Lelaki Manado ini bernama lengkap Frans Pondaag dan kerap dipanggil Pance.Lahir 18 Februari 1951 di Makassar.Dia mulai meniti karir musik di Ujung Pandang.Bahkan kemudian Pance pun menemukan jodoh seorang gadis Ujung Pandang.
Penampilan perdananya melalui album yang dirilis Yukawi itu ternyata meledak.Disaat yang bersamaan,dengan perangai musik yang berbeda muncul ke permukaan nama Chrisye yang baru saja ngetop lewat “Lilin Lilin Kecil” dan album “Badai Pasti Berlalu”.
Gebrakan Pance ternyata hanya pada album debut dengan lagu andalan yang ditulisnya sendiri “Mutiaraku”.Nama Pance pun tak terangkat tinggi tinggi.Kata orang mediocre lah.
Setelah itu nama Pance yang kini ditulis lengkap Pance Pondaag mulai berkibar justeru sebagai seorang hitmaker yang seolah membayangi Rinto Harahap yang telah menjadi raja musik pop lewat label Lolipop Record.
Pance pun membayani Rinto lewat sederet hits yang dinyanyikan sederet penyanyi wanita cantik yang bernaung dibawah label JK Record milik Judhi Kristanto.
Pance saat itu tak ubahnya Raja Midas mitologi Yunani.Setiap yang disentuhnya berubah menjadi emas.Lagu lagu Pance mulai berkibar dikerongkongan Dian Piesesha,Meriem Bellina,Chintami Atmanegara dan banyak lagi.Susah untuk ngingetnya.Yang saya ingat lagu “Tak Ingin Sendiri” merupakan hits terbesar Pance yang dinyanyikan Dian Piesesha.Kabarnya album yang dirilis JK Record itu berhasil tembus pada penjualan diatas 1 juta keping .Luar biasa.
Singgasana Rinto pun mulai terbagi ke Pance dan juga seoarng follower Rinto bernama Obbie Messakh.Baik Pance maupuh Obbie banyak memberi lagu-lagunya ke label JK Records.
Di era paruh 80-an itu,setidaknya triumvirat penguasa industri musik pop “cengeng” dipegang oleh Rinto,Obbie dan Pance.
Pance pun kian giat menghasilkan hits.Apalagi setelah Pance membagun studio mewah miliknya yang diberinama Ramsa.
Tapi sayang ending perjalanan seniman hiburan negeri ini selalu berakhir dengan nestapa.Kegemilangan yang berhasil diraih seolah cepat sirna dengan sekejap saja.
Dalam kerentaannya Pance bahkan mengalami 9 kali stroke.Ah sebuah antiklimaks yang kerap terapmapang dimuka kita dari dunia hiburan yang penuh silau kegemilangan.
Dan pada tanggal 3 Juni 2010  Pance pun berpulang.Pance adalah ,seniman musik yang telah banyak memberikan inspirasi bagi jutaan orang yang nelangsa menghadapi cobaan hidup,dikhianati pasangan,sosok yang dilanda kerinduan karena kekasih terpisah jarak lewat tema tema lagunya yang oleh sebagian orang “pintar” dipojokkan sebagai karya cengeng atau menye menye kata anak jaman sekarang.

Advertisements